Sentimen Karyawan terhadap Adopsi Teknologi Kecerdasan Buatan: Sebuah Pendekatan Analisis Sentimen

  • Gugus Wijonarko STIAMAK Barunawati Surabaya
  • Audi Permana Program Studi Administrasi Bisnis, STIA dan Manajemen Kepelabuhan Barunawati Surabaya, Indonesia
  • Indro Kirono Fakultas Manajemen Bisnis, Universitas Muhammadyah Gresik, Indonesia
  • Agil Riyandhi Program Studi Administrasi Bisnis, STIA dan Manajemen Kepelabuhan Barunawati Surabaya, Indonesia
Keywords: Artificial Intelligence, Sentiment Analysis, Employee Perception, Structural vs. Non-Structural Employees, Port Industry, Organizational Readiness.

Abstract

Abstract. The rapid development of Artificial Intelligence (AI) has generated both opportunities and concerns across various industries, including the port services sector. As AI becomes increasingly capable of replacing human work processes, questions emerge regarding its organizational benefits and associated risks. This study aims to identify employee sentiment toward AI within a state-owned port enterprise in Indonesia. The research population comprises all employees, with a sample of 37 respondents—15 structural and 22 non-structural employees—selected using a probability sampling technique. Data were analyzed using sentiment analysis to examine perceptual tendencies related to AI implementation in the workplace. The findings reveal that structural employees exhibit more diverse sentiment patterns, indicating a higher sensitivity to the strategic implications of AI. Conversely, non-structural employees predominantly express neutral sentiment, reflecting uncertainty or limited understanding of how AI may affect their work.

Asbtrak. Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah menciptakan peluang sekaligus kekhawatiran di berbagai sektor industri, termasuk jasa kepelabuhanan. Meningkatnya kemampuan AI dalam menggantikan proses kerja manusia memunculkan pertanyaan mengenai manfaat dan risiko teknologi ini dalam konteks organisasi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi sentimen karyawan terhadap AI pada salah satu BUMN Kepelabuhan di Indonesia. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan, dengan sampel 37 responden yang terdiri dari 15 karyawan struktural dan 22 non-struktural menggunakan teknik probability sampling. Data dianalisis menggunakan sentiment analysis untuk mengetahui kecenderungan persepsi terhadap penggunaan AI di lingkungan kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karyawan struktural memiliki sentimen yang lebih beragam, mengindikasikan sensitivitas lebih tinggi terhadap dampak strategis AI. Sementara itu, karyawan non-struktural didominasi oleh sentimen netral, mencerminkan ketidakpastian atau keterbatasan pemahaman mengenai implikasi teknologi tersebut dalam pekerjaan mereka.

Published
2026-01-23